Senin, 24 Oktober 2016

PERBEDAAN MOTOR BENSIN 2 TAK DAN 4 TAK

Motor pembakaran dalam dikembangkan oleh Motos Otto, atau Beau de Roches merupakan mesin pengonvesi energi tak langsung, yaitu dari energi bahan bakar menjadi energi panas dan kemudian baru menjadi energi mekanis. Energi kimia bahan bakar tidak dikonversikan langsung menjadi energi mekanis. Bahan bakar standar motor bensin adalah isooktan (C8H18). Efisiensi pengonversian energinya berkisar 30% (ηt ±30%). Hal ini karena kerugian 50% (panas, gesek/mekanis, dan pembakaran tak sempurna). Sistem siklus kerja motor bensin dibedakan atas motor bensin dua langkah (two stroke), dan empat langkah (four stroke).

1. Motor bensin 2 tak 




Motor bensin dua langkah adalah motor yang pada dua langkah torak/ piston (satu putaran engkol) sempurna akan menghasilkan satu langkah kerja.
  • Langkah kompresi dimulai dengan penutupan saluran masuk dan keluar kemudian menekan isi silinder dan di bagian bawah, piston menghisap campuran bahan bakar udara bersih ke dalam rumah engkol. Bila piston mencapai titik mati atas, pembakaran dimulai.
  • Langkah kerja atau ekspansi, dimuliai ketika piston bergerak mencapai titik tertentu sebelum titik mati atas busi memercikan bunga api, terjadilah kerja. Pada awalnya saluran buang dan saluran masuk terbuka. Sebagian besar gas yang terbakar keluar silinder dalam proses exhaust blowdown. Ketika saluran masuk terbuka, campuran bahan bakar dan udara bersih tertekan di dalam rumah engkol, mengalir ke dalam silinder. Piston dan saluran-saluran umumnya dibentuk membelokan campuran yang masuk langsung menuju saluran buang dan juga ditunjukkan untuk mendapatkan pembilasan gas residu secara efektif. Setiap siklus mesin dengan satu langkah tenaga diselesaikan dalam satu kali putaran poros engkol. Namun sulit untuk mengisi secara penuh volume langkah dengan campuran bersih, dan sebagian.
2. Motor bensin empat langkah

Motor bensin empat langkah adalah motor yang pada setiap empat langkah torak/piston (dua putaran engkol) sempurna menghasilkan satu tenaga kerja (satu langkah kerja).
  • Langkah pemasukan dimulai dengan katup masuk terbuka, piston bergerak dari titik mati atas dan berakhir ketika piston mencapai titik mati bawah. Udara dan bahan bakar terhisap ke dalam silinder. Langkah ini berakhir hingga katup masuk menutup,
  • Langkah kompresi, diawali ketika kedua katup tertutup dan campuran di dalam silinder terkompresi sebagian kecil dari volume awalnya. Sesaat sebelum akhir langkah kompresi, pembakaran dimulai dan tekanan silinder naik lebih cepat.
  • Langkah kerja, atau langkah ekspansi, yang dimulai saat piston hampir mencapai titik mati atas dan berakhir sekitar 45° sebelum titik mati bawah. Gas bertekanan tinggi menekan piston turun dan memaksa engkol berputar. Ketika piston mencapai titik mati bawah, katup buang terbuka untuk memulai proses pembuangan dan menurunkan tekanan silinder hingga mendekati tekanan pembuangan.
  • Langkah pembuangan, dimulai ketika piston mencapai titik mati bawah. Ketika katup buang membuka, piston mendorong keluar sisa gas pembakaran hingga piston mencapai titik mati atas. Bila piston mencapai titik mati atas katup masuk membuka, katup buang tertutup,  demikian seterusnya.

Nama : Jamaludin
NPM  : 25414589
Kelas  : 3IC08
Tugas Metodologi Penelitian#
Universitas Gunadarma 

PERBEDAAN SOHC DAN DOHC

Kalo dulu kita mengenal dengan teknologi OHV (Over Head Valve) yaitu teknologi yang menempatkan Chamshaft (Noken As) sejajar batang Crankshaft (Kruk As). Secara otomatis, hanya Valve (katup) dan Rocker Arm yang berada di atas head silender.
Mesin bertipe OHV memiliki push rod untuk menggerakkan rocker arm yang kemudian diteruskan untuk menggerakkan katup secara buka  dan tutup. (Lihat ilustrasi di bawah ini)

Seiring perkembangan dan kemajuan teknologi otomotif lahirlah OHC (Over Head Camshaft) atau SOHC (Single Over Head Camshaft) yang menempatkan Satu Chamshaft di atas silinder sebagai penggerak rocker arm. SOHC tidak membutuh push rod untuk menggerakkan rocker arm.
Pada awal perkembangannya SOHC hanya mampu menangani dua katup (valve) di setiap silendernya (seperti di gambar ilustrasi), tapi kemudian SOHC bisa menangani empat katup di setiap silendernya dengan melakukan modifikasi pada rocker arm.

Setelah SOHC kemudian lahir DOHC (Double Over Head Camshaft) yang menempatkan dua Camshaft  di atas silinder. Penempatan dua camshaft berfungsi membagi tugas dalam mengerakkan rock arm. Satu camshaft bertugas untuk menggerakkan rocker arm katup isap (In) camshaft satu lagi untuk menggerakan rocker arm katup (valve) buang (Ex).

Kelebihan dan Kekurangan SOHC

SOHC memiliki konstruksi yang sederhana dibandingkan DOHC, mesin SOHC lebih mudah di maintenance dengan biaya yang lebih murah. SOHC juga lebih irit bahan bakar karena hanya menggunakan satu camshaft sebagai penggerak rocker arm. SOHC menghasilkan torsi yang lebih baik di putaran bawah.
Jika anda menyukai kecepatan dan akselerasi yang lebih baik di putaran atas, tipe mesin SOHC bukan pilihan yang tepat buat anda. Mesin SOHC tidak menghasilkan RPM yang sehingga torsi juga kurang baik di putaran atas. Mobil atau motor yang menggukan tipe SOHC biasanya rocker arm lebih berisik karena hanya digerakkan oleh satu camshaft (Noken As).
Kelebihan dan Kekurangan DOHC :
Keinginan menghasilkan mobil yang memiliki tenaga yang lebih besar dan akselerasi yang lebih baik kemudian lahirlah DOHC. Mesin bertipe DOHC mempunyai dua camshaft yang membagi tugas untuk menggerakkan katup isap dan katup buang membuat asupan bahan bakar yang melimpah dan tentu saja menghasilkan torsi yang lebih stabil di putaran atas.
Konstruksi DOHC yang lebih ribet dibandingkan dengan SOHC, membuat biaya perawatan mobil ini lebih mahal. Suku cadang yang lebih banyak dibutuhkan jika ingin melakukan reparasi jika ada kerusakan. DOHC juga lebih boros bahan bakar karena kinerja pembakaran yang maksimal.

Kesimpulan Perbedaan SOHC dan DOHC.

SOHC tipe mesin yang lebih murah perawatan dan irit bahan bakar, cocok untuk pemakaian harian dan kendaraan operasional anda sehari-hari. DOHC tipe mesin yang enak berkendara jauh dan performa yang lebih bagus dari SOHC.
Tapi perlu diingat juga, saat ini mobil irit atau boros tidak hanya ditentukan oleh tipe mobil SOHC atau DOHC, ada faktor pendukung lainnya seperti teknologi sistem injeksi dan lain-lain. Bisa saja mesin DOHC lebih hemat dan irit bahan bakar dari mesin SOHC karena teknologi yang disematkan pada mobil tersebut. Sekian semoga bermanfaat.


Nama : Jamaludin
NPM  : 25414589
Kelas   3IC08
Tugas Metodologi Penelitian#
Universitas Gunadarma 

Perbedaan Sistem Pneumatik dengan Sistem Hidrolik

Sistem pneumatik adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan udara terkompresi untuk menghasilkan efek gerakan mekanis. Karena menggunakan udara terkompresi, maka sistem pneumatik tidak dapat dipisahkan dengan kompresor, sebuah alat yang berfungsi untuk menghasilkan udara bertekanan tertentu.


Sistem kerja pneumatik mirip dengan sistem hidrolik. Ada beberapa bagian komponen yang sedikit berbeda, namun seperti aktuator (motor dan silinder), filter, dan solenoid valve memiliki prinsip yang sama dengan sistem hidrolik. Perbedaan mendasar dari kedua sistem tersebut adalah fluida kerja yang digunakan, sistem hidrolik menggunakan fluida inkompresibel sedangkan pada sistem pneumatik menggunakan fluida kompresibel. Tekanan kerjanya juga pada range yang berbeda, jika sistem hidrolik bekerja pada tekanan 6,9-34 MPa, maka sistem pneumatik bekerja pada tekanan rendah 550-690 KPa.
Berikut mari kita bandingkan kelebihan sistem pneumatik daripada sistem hidrolik:
1. Sistem Pneumatik
  • Sistem pneumatik memiliki desain sistem dan kontrol yang sederhana. Komponen umumnya sangat mudah penginstallannya dan sistem kontrolnya sederhana seperti halnya kontrol ON dan OFF.
  • Memiliki reliabilitas tinggi karena sistem hidrolik berumur panjang dan budget perawatan yang rendah. Selain itu karena sifat gas yang kompresibel, maka ia tidak mudah rusak akibat beban kejut. Gas akan menyerap gaya kejut tersebut, berbeda dengan fluida hidrolik yang secara langsung akan mentransfer gaya kejut tersebut.
  • Gas terkompresi dapat disimpan untuk jangka waktu tertentu, sehingga dapat menggunakan mesin pneumatik untuk jangka waktu tertentu sekalipun supply listrik terputus.
  • Lebih aman karena tidak mudah terbakar seperti sistem hidrolik.
2. Sistem Hidrolik
  • Fluida liquid pada sistem hidrolik tidak menyerap gaya apapun yang dikenakan padanya.
  • Sifatnya yang inkompresibel menyebabkan penggunaan pada beban kerja yang lebih besar dan bekerja pada gaya yang lebih besar pula.
  • Fluida hidrolik yang inkompresibel juga meminimalisir gaya spring. Saat sistem hidrolik berhenti, tidak diperlukan proses pelepasan tekanan fluida karena saat sistem berhenti tekanan fluida pun juga sekaligus hilang, kecuali adanya penggunaan akumulator pada sistem.

Nama : Jamaludin
NPM  : 25414589
Kelas  : 3IC08
Tugas Metodologi Penelitian#
Universitas Gunadarma 

Kamis, 26 Mei 2016

GUNAKAN ATRIBUT “TURN BACK CRIME” DI BUI 3 BULAN?


 (photo : Jamaludin/memo.co.id)


Jakarta, memo.co.id
Penggunaan atribut “TURN BACK CRIME” sudah merajalela di tengah masyarakat Ibukota. Namun Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Badrodin Haiti mengeluarkan larangan terhadap mesyarakat sipil menggunakan atribut “Turn Back Crime”, tak segan-segan masyarakat sipil yang menggunakan symbol khusus polisi atau Interpol akan diberi sanksi pidana kurungan 3 bulan. Begitulah isu yang beredar ditengah masyarakat.

Namun Kapolri Jendral Badrodin Haiti membantah akan isu tersebut yang tengah ramai diperbincangkan masyarakat dan menurut dia itu adalah berita hoax.

“itu hoax, yang seperti itu harus dicek betul. Nggak ada yang seperti itu, jadi kalu orang itu melakukan kejahatan mau pakai baju polisi, pakai kaos bertuliskan TBC tangkap saja, enggak ada urusannya. Terus dengan pakai kaos TBC kebal hukum gitu? Enggak lah,” ujar Badrodin di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta.

Lanjut Kapolri menegaskan TBC itu bukan uniform polisi, nama TBC hanya motto dari Interpol. Dan membolehkan siapa saja menggunakan atribut tersebut.

“Begini saya sampaikan, Turn Back Crime itu bukan uniform polisi, bukan juga uniform Interpol. TBC itu hanya motto dari Interpol. Boleh siapa saja pakai itu, taka da larangan sekalipun belakangnya tulisan Polisi boleh, enggak apa-apa,” imbuh dia.

Badrodin menjelaskan, tidak ada edaran untuk menangkap bagi yang memakai kaos TBC. Badrodin juga menjelaskan TBC bukan seragam reserse.

“Kalau reserse itu enggak ada, harus dilihat seragamnya. Serse itu bagaimana bisa berseragam. Kalau sidak polisi bisa ditanya ada surat tugasnya, kalau dia mau melakukan penangkapan tak ada surat tugasnya, ya lihat namanya,” ujar Badrodin.

Badrodin melanjutkan bahwa selama ini dia melihat dampak positif dari penggunaan kaos TBC di tengah masyarakat.

“Saya tidak bisa melihat dampak negatif, saya melihat dampak positif, setiap orang pakai TBC, mengingatkan dia bahwa kejahatan harus dicegah dan ditanggulangi.” Tegas Badrodin.
(jamaludin)

web : http://memo.co.id/gunakan-atribut-turn-back-crime-di-bui-3-bulan/





Nama : Jamaludin
NPM : 25414589
Kelas : 2IC08

Mahasiswa se Indonesia Ingatkan ‘Nawacita’ Jokowi dan Tolak Kapitalisasi Ekonomi


 (photo: Jamaludin/memo.co.id)


Jakarta, Memo.co.id
Ratusan Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara pada hari Jum’at (20/05/2016) bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei.

Massa yang terlibat aksi unjuk rasa ialah dari mahasiswa UI, ITB, UPI Bandung, Universitas Brawijaya, Institut Sepuluh November (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB), UNS dan Universitas Diponegoro (Undip). Disusul dari massa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) pada sore hari.

Seluruh aksi unjuk rasa yang di lakukan para mahasiswa ini tiba di Silang Monas dengan melakukan Longmarch dari depan Bundaran Indosat melawati Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat ke depan Istana Negara. Aksi ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian yang dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat yang baru Kombes Pol Dwiyono dan Kapolsek Metro Gambir, AKBP Ida Ketut Gahananta Krisna.

Massa aksi demonstrasi beorasi mempertanyakan pelaksanaan Nawacita oleh Presiden Joko Widodo. Tuntutan massa yakni untuk menolak ekonomi kapitasi dan meminta praktik penegakkan hukum tak tebang pilih.

Pantauan dilokasi di depan pintu Silang Barat Monas, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang pukul 12.00 WIB, para demonstrasi beristirahat dan melakukan Shalat Jum’at berjamaah di sekitar lokasi demo. Pukul 13.00 WIB orasi kembali berlanjut. 

Orasi yang dilakukan mahasiswa sempat terjadi kericuhan yang berlangsung sejak siang hari saat salah seorang demonstran terlibat kontak fisik dengan petugas yang berjaga dilokasi.

Kemacetan pun tak terurai lagi dari lokasi demonstrasi hingga di depan Bundaran Patung Kuda. Kendaraan yang lewat berjalan dengan sangat pelan. Saat bentrokan terjadi kendaraan tidak bisa melewati Jl. Medan Merdeka Barat. Jalanan sempat ditutup oleh pihak kepolisian.

Aksi massa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) sempat memblokade jalan dikarenakan merekan ditahan oleh aparat kepolisian. Aksi saling dorong tak terhindarkan.

Hingga pukul 17.30 WIB, massa demonstrasi masih melakukan unjuk rasa. Aparat terpaksa membubarkan aksi unjuk rasa pada pukul 18.00 WIB sesuai jam peraturan untuk melakukan demonstrasi dibubarkan. Dalam pembubaran massa ini sempat terjadi penolakan dari massa demonstrasi yang ingin tetap melakukan demo hingga malam hari. Namun pihak kepolisian terus melakukan pembubaran paksa kepada para pendemo. Massa demonstrasi pun membubarkan diri pada pukul 18.15 WIB.

Aksi mahasiswa melakukan demo tidak hanya dilakukan di depan Istana Negara, namun ada puluhan mahasiswa yang melakukan demo di depan kampus UKI, Cawang, Jakarta Timur. aksi unjuk rasa ini diwarnai kericuhan dengan membakar ban dijalan. Orasi ini membuat kemacetan yang panjang karena massa memblokade jalan. Pihak kepolisian pun membubarkan unjuk rasa karena membuat kemacetan yang panjang di jam pulang kerja.
(jamal)

web : http://memo.co.id/mahasiswa-se-indonesia-ingatkan-nawacita-jokowi-dan-tolak-kapitalisasi-ekonomi/




Nama : Jamaludin
NPM : 25414589
Kelas : 2IC08

Senin, 02 Mei 2016

TELAH DITEMUKAN MAYAT LELAKI TERGELETAK DI PINGGIR REL



TELAH DITEMUKAN MAYAT LELAKI TERGELETAK DI PINGGIR REL

(photo : Jamaludin)


Jakarta- telah ditemukan mayat lelaki tergeletak di pinggir rel kereta api di dekat pintu rel kereta api Pasar Enjo, Pulogadung, Jakarta timur pada dini hari Selasa (02/05/2016). Seorang menemukan sesosok mayat lelaki ini di pinggir rel kereta api dekat pintu rel kereta api Pasar Enjo pada sekitar pukul 00:30 WIB. 

Ciri-ciri mayat saat di temukan di lokasi :
-          Mengenakan kemeja lengan pendek.
-          Mengenakan celana bahan panjang berwarna hijau.
-          Mengenakan sandal berwarna hitam.
-          Berambut pendek.

Kondisi mayat tersebut ditemukan tergeletak di pinggir rel dengan berwajah biru kehitaman dan lidah menjulur keluar, tidak ada luka-luka dan darah yang berceceran.

(photo : Jamaludin)



Pihak kepolisian dari Polsek Metro Pulogadung tiba di lokasi pada sekitar pukul 01:30 WIB dan langsung melakukan pengecekan identitas mayat tersebut. Dan pihak kepolisan menemukan dompet di kantong celana belakang mayat tersebut. Dan ditemukan ktp dan sejumlah uang.

(photo : Jamaludin)


Berikut identitas mayat tersebut :
Nama : Sumarso
TTL : Karang Kobar, 13-12-1953
Alamat : Perum Graha Indah B5/6 Rt.007/013, Jatimekar, Jatiasih, Bekasi.
Pekerjaan : Pensiunan

(photo : Jamaludin)


Saat ini mayat tersebut di bawa ke RSCM pada sekitar pukul 02:30 WIB. Pihak kepolisin belum bias memastikan apa penyebab mayat tersebut tergeletak di pinggir rel.